Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan

Layanan pelanggan

Setiap kali menjalankan bisnis, Anda harus mampu membangun kepercayaan pelanggan. Ada keuntungan jangka panjang. Anda tidak sekadar mengejar materi atau target penjualan. Artikel ini akan membahasnya secara lengkap.

Untuk menjaga pelanggan, Anda harus mendapatkan kepercayaan mereka. Bagaimana caranya? Dengan membina hubungan yang emosional, memberi pengalaman yang manusiawi. Perusahaan menunjukkan kepekaan, transparansi, jujur, dan bisa dipercaya.

Di dunia bisnis, hubungan emosional antara langganan dan merek memberi efek 1,5 kali lipat dari pendapat faktual. Mari cari tahu kenapa dan bagaimana cara membangun dan mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Apa itu kepercayaan pelanggan?

Ini adalah level kepercayaan yang pelanggan berikan ke suatu merek. Seperti dalam hubungan, kepercayaan itu diperoleh dari usaha yang berulang-ulang. Anda harus selalu menepati janji dan melakukan aksi kepada pelanggan.

Intinya, merek Anda harus menunjukkan keseriusan. Kenapa? Karena konsumen sudah tidak tertarik lagi dengan omongan manis. Mereka ingin nilai dan komitmen Anda terwujud dalam setiap aksi. Jika Anda menunjukkan integritas, Anda akan memiliki reputasi bagus di mata konsumen.

Kenapa kepercayaan pelanggan itu penting?

Kepercayaan adalah kunci untuk membuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan setia. Ini berpengaruh besar untuk pengalaman, kesetiaan, dan retensi mereka.

Pengalaman lebih dipersonalisasi

Zaman sekarang, pelanggan mengharapkan pengalaman disesuaikan dengan mereka. Anda harus memahami mereka. Caranya dengan pengumpulan informasi.

Tetapi, ini memiliki tantangan. Pelanggan tidak akan memberi data pribadi mereka ke sembarang orang. Padahal itu penting untuk personalisasi yang efektif.

Jika Anda berhasil mendapatkan data mereka, Anda harus menjaga informasi ini dengan hati-hati. Jika Anda salah menggunakan informasi berharga ini, misalnya dibagikan, dijual, dll., pelanggan akan merasa dikhianati dan Anda akan kesulitan untuk mendapatkan kepercayaan mereka lagi.

Loyalitas semakin kuat

Kepercayaan punya kekuatan untuk membuat pelanggan menjadi duta merek. Jika merek Anda selalu berusaha untuk semakin baik dan memberi pengalaman luar biasa, pelanggan akan tetap setia.

Bahkan lebih dari itu. Mereka akan bangga menunjukkan pelayanan Anda ke orang di sekitar mereka. Ini dapat memberikan feedback bermanfaat untuk produk Anda.

Cara meyakinkan pelanggan

Untuk membuat pelanggan yakin, Anda harus mengerti dan meladeni ekspektasi mereka setiap kali berinteraksi dalam hidup mereka. Caranya? Coba ambil pendekatan dengan fokus ke pelanggan. Selalu tawarkan pengalaman supaya mereka mau bertahan. Ada lagi? Ini cara yang dapat Anda lakukan untuk meyakinkan pelanggan.

1. Layanan Pelanggan Terbaik

Tim penjualan dan support pelanggan adalah posisi tepat untuk membuat pelanggan merasa yakin. Intinya, mereka ingin mendapatkan layanan baik dan lengkap. Jadi, tim support harus memberi pengalaman berbeda dengan personalisasi di setiap interaksi dengan pelanggan.

Menurut laporan Zendesk tentang tren pengalaman pelanggan, 76% konsumen mengharapkan pengalaman dipersonalisasi. Mereka ingin perusahaan menggunakan informasi yang mereka bagikan dalam proses penjualan.

Misalnya, pelanggan senang jika dihubungi lewat cara komunikasi favorit mereka. Atau mendapat rekomendasi berdasarkan sejarah pembelian mereka.

Buat penawaran dengan pengalaman unik dan personal dalam setiap kontak. Contoh sentuhan personal di setiap interaksi adalah memberi jawaban relevan. Cara lainnya, Anda tahu nama mereka dan sejarah pembicaraan.

Jadi, perusahaan harus memanfaatkan data yang dikumpulkan tentang pelanggan mereka.

Merek-merek yang sukses di layanan juga punya satu kesamaan: mereka tidak hanya peduli dengan pelanggan saat berkomunikasi. Mereka juga aktif untuk menyederhanakan seluruh perjalanan pelangan. Ini contohnya:

  • Memberi tahu kebutuhan pelanggan sebelum mereka mengatakannya
  • Menampilkan harga yang jelas dan mudah diakses
  • Menawarkan untuk kembali menghubungi pelanggan
  • Mengisi informasi yang sudah Anda punya di formulir pelanggan

Setiap aksi harus meringankan langkah pelanggan dan membuat pengalaman pelanggan menjadi lebih mudah. Pelanggan akan menilai merek Anda sebagai mitra yang bisa diandalkan, sedikit demi sedikit. Semua tim, tidak peduli apa perannya, harus bekerja untuk kepentingan konsumennya.

2. Tunjukkan keterbukaan

Perusahaan Anda harus berkomunikasi tentang kebijakan, prosedur, nilai-nilai, dan misi. Selain itu, beri highlight pada privasi pelanggan. Jelaskan ke pelanggan bagaimana data mereka akan dilindungi, terutama dalam mencegah kebocoran data. Tujuannya untuk membuat mereka merasa aman.

Pastikan juga untuk merinci data pelanggan mulai dari kontak pertama dengan konsumen. Menurut studi Pew Research Center, 79% pelanggan sangat memperhatikan bagaimana data mereka dimanfaatkan perusahaan. Jadi, berpikirlah bagaimana info pribadi dikumpulkan dan digunakan untuk membuat pengalaman lebih bagus.

Tidak kalah penting, jangan pernah janji berlebihan dengan pelanggan. Deskripsikan tawaran, produk, dan layanan beserta kemampuannya dengan jujur. Begitu juga jika ada masalah. Jawaban yang benar adalah berbicar terus terang soal masalahnya dan berkomitmen untuk mengatasinnya tanpa berdalih.

3. Share ulasan dan respons positif pelanggan

Ulasan positif pelanggan akan lebih meyakinkan dibanding kampanye pemasaran. Seperti terungkap dalam studi Wyzowl, 9 dari 10 konsumen percaya lebih banyak dengan pendapat pelanggan daripada komunikasi merek.

Untuk menunjukkan kredibilitas merek dan memenangkan kepercayaan, paling tepat jika Anda berbagi ulasan dan testimonial pelanggan. Anda harus menunjukkan ke publik bahwa pendapat mereka itu penting untuk Anda.

Jadi, pastikan untuk sering-sering meminta respons dari pelanggan. Bisa lewat email, survey, atau bertanya di media sosial. Pendapat dan saran yang dikumpulin akan menjadi tambang informasi untuk mengoptimalkan tawaran yang ada. Ini bisa membantu Anda melihat produk apa yang bakal booming.

Selain itu, tanyakan respons ke pelanggan. Itu juga artinya Anda memberi tahu kalau pendapat mereka dihargai dan hubungan Anda tidak sebatas jual-beli. Dengan memberi pelanggan kesempatan, mereka akan merasa diperhatikan. Tentu, ini dapat membuat suasana hati yang penuh kepercayaan.

Ingat, pastikan untuk berbagi ulasan positif.

  • Tayangkan di website Anda
  • Tayangkan di media sosial
  • Masukkan di blog perusahaan
  • Tayangkan di halaman produk

Tapi bukan hanya menunjukkan bagian positif. Untuk membangun kepercayaan pelanggan, perusahaan mesti serius mengamatin ulasan ini dan bertindak jika ada masalah yang sama dilaporkan berkali-kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *